Selasa, 03 Juli 2012

Metode Pembelajaran Role Playing

Role Playing atau bermain peran adalah metode pembelajaran sebagai bagian dari simulasi yang diarahkan untk mengkreasi peristiwa sejarah,  mengkreasi peristiwa-peristiwa aktual, atau kejadian-kejadian yang mungkin muncul pada masa mendatang.

Topik yang dapat diangkat dalam role playing, misalnya kejadian sekitar pemberontakan G30S/PKI, memainkan peran sebagai juru kampanye suatu partai atau gambaran keadaan yang mungkin muncul pada abad teknologi informasi.

Langkah langkah simulasi
1. Persiapan simulasi
  • Menetapkan topik atau masalah serta tujuan yang hendak dicapai oleh simulasi
  • Guru memberikan gambaran masalah dalam situasi yang akan disimulasikan
  • Guru menetapkan pemain yang akan terlibat dalam simulasi, peranan yang harus dimainkan oleh para pemeran , serta waktu yang disediakan
  • Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya khususnya pada siswa yang terlibat dalam pemeranan simulasi
2. Pelaksanaan simulasi
  • Simulasi mulai dimainkan oleh kelompok pemeran
  • Para siswa lainnya mengikuti dengan penuh perhatian
  • Guru hendaknya memberikan bantuan kepada pemeran yang mendapat kesulitan
  • Simulasi hendaknya dihentikan pada saat puncak. Hal ini dimaksudkan untuk mendorong siswa berpikir dalam menyelesaikan masalah yang sedang disimulasikan.
3. Penutup
  • Melakukan diskusi baik tentang jalannya simulasi, maupun materi cerita yang disimulasikan. Guru harus mendorong agar siswa dapat memberikan kritik dan tanggapan terhadap proses pelaksanaan simulasi.
  • Merumuskan kesimpulan.

Tidak ada komentar:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...